Puisi06 Jul 2008 05:54 am

untuk sahabatku yang hitam manis

seperti delima,

kau ranum dan manis

enak dipandang

lezat di angan

 

namun sayang

kau kurang pupuk

warnamu pekat bukan pucat

kusam bukan layu

anggun kurang mahkota

 

sebagai penikmat,

kusarankan kau

baiki segalamu

 

Jogja, 6 Juli 2008

Puisi06 Jul 2008 04:30 am

kembangkan sayapmu

tajamkan taringmu

sekarang! jangan esok!

karna esok kau ‘kan jatuh!

nyalakan nyalimu

usir yang merintang

sibak mereka yang lekang

engkau ‘kan cemerlang

meski sayu dan mencekam

mencekal darah dan kebisuan

syahidlah dengan tenang

 

Puisi27 Jun 2008 11:03 am

aku bukan gunung

yang bisa memuntahkan lahar

lumatkan kau bahkan dunia

aku bukan samudera

yang bisa beri kehidupan

bagi kau, budak pesisir

aku bukan gemintang

yang tebarkan cahaya

tembusi gelap nan membentang

aku bukan matahari…

aku bukan rembulan…

aku bukan binatang…

aku bukan manusia…

aku hanyalah setitik debu

diatas puing bangunan

yang ditampar angin

gemulai menari kesana kemari

aku hanyalah setitik debu

yang bisa langsung terhempas

dengan sekali hembus

terpuruk di kakimu

wahai pasir,

ajaklah aku

lindungilah aku

meski kau kecil,

aku percaya kau punya hati

agar takluk pada-Nya

terbang ke haribaamNya

menjadi segumpal tanah

yang semoga mulia

« Previous Page